Tangisan Tak Selamanya Menyakitkan


Tangisan Tak Selamanya Menyakitkan
Dia berlari dan orang di sekitarnya menyuruh merangkak saja,
Tak punya daya untuk  terus berjalan apalagi untuk kembali berlari,
Dia hanya bocah ingusan yang hanya bisa berbicara jika disuruh,
Terlatih untuk terbiasa menjadi orang yang tak bisa diandalkan,

Disaat matahari bersinar begitu cerah
Disaat itu pula ia bersembunyi di balik kegelapan
Disaat bulan bersinar begitu indah
Dia mulai terlelap tidur dalam balutan selimut kegelapan

Sejak seorang bocah tanpa dosa menangis di ruang persalinan,
Hingga seorang anak yang berasal dari kepedihan melemparkan toga wisuda ke udara, 
Sejatinya tak selamanya tangisan itu menyakitkan.

0 comments:

Post a Comment