Semua Akan Munafik Pada Waktunya





Aku, kamu, dan mungkin dia adalah salah satu makhluk munafik yang telah tercatat rapi dalam buku kemunafikan dunia. Hari ini diinjak esok dirangkul, hari ini diludahi esok dijilat, dan hari ini aku akan bercerita tentang kemunafikan yang menari-nari dihadapanku selama ini.
Semua akan munafik pada waktunya dan aku pernah. Saat aku berkata aku sangat tidak setuju dengan cinta yang berdasar pada “kesempatan” namun aku terjerat didalamnya, mencintai seseorang yang mumpung juga mencintaiku. Hingga akhirnya aku mengakhiri kemunafikan itu. Begitu pula dengan kondisi-kondisi seperti berikut :
·         Sebagian besar cewek berkata “ aku tuh gak suka ama cowok yang perokok “ namun pada akhirnya dia pacaran dan bahkan menikah dengan cowok yang perokok. Semua akan munafik pada waktunya.
·         Biasanya cewek yang jomblo akan berkata “ aku gak mau pacaran, aku maunya langsung dilamar dan nikah” namun beberapa hari kemudian dia telah memiliki gandengan. Semua akan munafik pada waktunya.
·         Ketika seorang cowok melarang teman-temannya yang sedang asik menonton film dewasa dengan dasar agama, namun beberapa waktu berselang dia sendiri telah memiliki kriteria tersendiri untuk menonton film dewasa. Semua akan munafik pada waktunya.
·         Ketika sepasang remaja bertengkar dan mengakhiri kisah cinta mereka, kemudian salah satu dari mereka berkata tak akan pernah bersama lagi. Namun akhirnya, karena sesuatu hal akhirnya mereka kembali bersama. Semua akan munafik pada waktunya.
Mungkin suatu hari nanti giliran kita yang munafik, kita sulit untuk menghindarinya. Jika tak ingin munafik, cobalah berfikir sebelum berucap dan bertindak. Sama sekali tak ada larangan untuk munafik, yang ada hanya sebuah lelucon yang bersarang dalam pikiran orang lain dan hati dari sang pelaku.
“Kita Takan Pernah Tau Kapan Harus Munafik, Yang Pasti Semua Akan Munafik Pada Waktunya “


0 comments:

Post a Comment