Antara Malu Dan Gengsi



Makin sering gw melihat dirinya tentu makin senang hati ini, tapi yah sebatas curi-curi pandang dan pastinya cari perhatian.Cari perhatian dengan bertindak konyol menurut gw sih itu menjijikan, tapi apa boleh buat kalau itu bagian dari sebuah perjuangan.Terkadang gw juga sadar kalau apa yang gw perbuat sangatlah bodoh tapi cukup gw ajah yang mengetahuinya, yah bukan konsumsi publik lah.

Kampus, lokasi yang paling sering gw melihatnya tapi argch .... ingin menyapa tapi gw malu, mhm..gengsi juga sih..pengennya disapa duluan,tetapi menurut buku yang gak pernah gw baca, mengatakan kalau harus cowok yang memulai duluan ( biasanya ada orang yang sok bijak menyaut " jaman sekarang cewek juga bisa memulai duluan kok ").Entah mengapa gw sangat yakin kalau dia juga memandangiku , di saat-saat tertentu...tapi sudahlah,hentikan segala jenis khayalan tentang dia dan fokus pada kuliah.

Sejatinya gw percaya bahwa akan ada saatnya gw dan dia akrab di real life, meski mungkin dengan hubungan yang ( Masih Berpikir ) .Untuk saat ini harapan gw hanya menunggu dia yang menyapa gw duluan, dan mungkin gw akan mencoba merangkai atau menyusun strategi penyerangan hatinya.




0 comments:

Post a Comment